Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Internasional » Komite HAM PBB Mempertanyakan Netralitas Jokowi di Pilpres 2024, Kemenlu Enggan Berkomentar

Komite HAM PBB Mempertanyakan Netralitas Jokowi di Pilpres 2024, Kemenlu Enggan Berkomentar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 15 Mar 2024

Komite HAM PBB Mempertanyakan Netralitas Jokowi di Pilpres 2024, Kemenlu Enggan Berkomentar. Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Indonesia menjadi sorotan dalam Sidang Komite Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau ICCPR di Jenewa, Swiss. Masalah netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pencalonan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2024, dipertanyakan oleh Anggota Komite HAM PBB Bacre Waly Ndiaye pada sidang yang digelar Selasa (12/3/2024).

Dalam sidang yang ditayangkan di situs UN Web TV, dikutip Kamis (14/3/2024), Ndiaye memulai pertanyaan dengan menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang perubahan syarat usia capres-cawapres.

Ndiaye menyebut kampanye yang digelar setelah putusan MK di menit akhir yang mengubah syarat pencalonan capres-cawapres, sehingga memperbolehkan anak presiden untuk ikut dalam pencalonan. “Apa langkah-langkah yang diterapkan untuk memastikan pejabat-pejabat negara, termasuk presiden, tak bisa memberi pengaruh berlebihan terhadap pemilu?” lanjut Ndiaye mempertanyakan.

Anggota Komite HAM PBB dari Senegal itu juga mempertanyakan apakah pemerintah Indonesia telah menyelidiki berbagai dugaan intervensi pemilu tersebut. Pertanyaan lain pun dilontarkan Ndiaye terkait jaminan hak politik untuk warga negara Indonesia dalam pemilu yang digelar pada 14 Februari 2024 lalu itu.

Namun, pertanyaan-pertanyaan itu tak dijawab oleh Perwakilan Indonesia yang dipimpin oleh Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tri Tharyat. Dalam sidang berupa sesi tanya-jawab tersebut delegasi Indonesia malah menjawab pertanyaan-pertanyaan lain.

Untuk diketahui, sidang tersebut dihadiri perwakilan negara anggota ICCPR, di antaranya Indonesia. Pembahasan seputar isu masalah HAM terkini di sejumlah negara dibahas di forum itu dengan sesi tanya jawab antara masing-masing anggota Komite HAM PBB kepada perwakilan negara yang dibahas. Di forum tersebut Ndiaye menanyakan isu HAM terkait dinamika Pemilu 2024 di Indonesia.

Author

Jl. Gatot Subroto No.Kav. 2, RW.3, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Viral Diisukan Jadi Cagub Dki, Ridwan Kamil Malah Buka Opsi Berhenti Berkiprah Di Politik

    Usai Viral Diisukan Jadi Cagub DKI, Ridwan Kamil Malah Buka Opsi Berhenti Berkiprah di Politik

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • 0Comment

    Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyebut bahwa dirinya membuka kemungkinan tidak melanjutkan karirnya di politik usai Pemilu 2024 lalu. Hal itu ia ungkapkan sehubungan dengan ramainya isu bahwa RK akan maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada mendatang. Ia mengaku hingga saat ini belum mempunyai langkah pasti terkait dengan langkah politiknya menuju […]

  • Kontroversi Amicus Curiae, Megawati Dituduh Menipu Rakyat Dengan Bermanuver Politik

    Kontroversi Amicus Curiae: Megawati Dituduh Menipu Rakyat dengan Bermanuver Politik

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • 0Comment

    Tanpa perlu ke Mahkamah Konstitusi (MK), PDIP, PKB, PKS dan Nasdem sebenarnya mempunyai kuasa untuk merealisasikan hak angket di DPR. Demikian pendapat dari Pendiri Partai Nasional Gotong Royong (Negoro) Faizal Assegaf melalui siaran persnya yang diterima redaksi, Kamis (18/4). Menurut kajian Partai Negoro bahwa upaya membongkar kejahatan pemilu curang solusinya adalah melalui DPR. Di saluran […]

  • Sayangkan Pembubaran Kajian Syafiq Riza Basalamah

    Sayangkan Pembubaran Kajian Syafiq Riza Basalamah, MUI: Sesama Muslim Seharusnya Hormati Perbedaan

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2024
    • 0Comment

    Sayangkan Pembubaran Kajian Syafiq Riza Basalamah. Peristiwa pembubaran kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Surabaya, Kamis 22 Februari 2024 kemarin disayangkan Majelis Ulama Indonesia. Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia Pusat Kiai Cholil Nafis menyebut peristiwa itu tak semestinya terjadi. Cholil mengatakan, sebagai umat islam sudah sepatutnya baik […]

  • Dibuka! Lowongan Kerja Pt Amerta Indah Otsuka

    Dibuka! Lowongan Kerja PT Amerta Indah Otsuka untuk Wilayah Tangerang

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • 0Comment

    PT Amerta Indah Otsuka berdiri pada tahun 1997, Otsuka merupakan afiliasi dari Otsuka Pharmaceutical Co, Ltd yang memulai perjalanannya di Indonesia dengan nama PT Kapal Indah Otsuka. Perusahanan ini terbentuk dari hasil investasi bersama antara Otsuka Pharmaceutical Jepang dan PT Kapal Api dengan Pocari Sweat sebagai produk pertamanya. Kemdudian pada tahun 1999. PT Kapal Indah […]

  • Ditemukan Tewas Dengan Luka Cekikan Di Rumah

    Ditemukan Tewas dengan Luka Cekikan di Rumah, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Asma di Desa Sumurgede

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • 0Comment

    Ditemukan Tewas dengan Luka Cekikan di Rumah, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Asma di Desa Sumurgede. Penyelidikan kasus pembunuan seorang pria bernama Asma (43) di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang terus didalami pihak Kepolisian. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kasi Humas Polres Karawang Ipda Kusmayadi mengungkapkan motif pembunuhan sementara adalah perampokan. Hal tersebut […]

  • Skandal Veni Oktaviana, Eks Mahasiswi Uin Yang Ketahuan Ngamar Dengan Dosen Dan Kini Dengan Pria Beristri

    Skandal Veni Oktaviana: Eks Mahasiswi UIN yang Ketahuan Ngamar dengan Dosen dan Kini dengan Pria Beristri

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2024
    • 0Comment

    Sosok kontroversial Veni Oktaviana yang juga sempat viral Skandal Veni Oktaviana pada 2023 lantaran diduga berbuat asusila dengan dosen kini kembali membuat heboh. Veni Oktaviana kebali menjadi sorotan publik usai videonya diduga dipergoki bareng suami orang beredar di media sosial. Veni Oktaviana sendiri diketahui sempat menjadi mahasiswi UIN Raden Intan Lampung program study Manajemen Pendidikan […]

expand_less