Ikuti kami di Google News
0 0 sedang membaca

Seorang wanita muda berinisial SR berusia 19 tahun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kawasan perkebunan Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban ditemukan tergantung pada sebatang pohon oleh seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut pada Jumat, 19 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wanita 19 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Perkebunan Bogor

Warga yang Melintas Pertama Kali Temukan Korban

Peristiwa tragis ini bermula ketika seorang warga biasa sedang berjalan melewati area perkebunan tersebut. Warga itu terkejut melihat sesosok tubuh dalam posisi tergantung di pohon dan tampak tidak bergerak. Temuan itu segera dilaporkan kepada pihak berwajib.

Kapolsek Ciomas, AKP Hendra Kurnia, mengungkapkan bahwa laporan dari warga diterima pihaknya sekitar pukul 12.45 WIB. Tanpa menunggu lama, personel kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

“Diketahui sekitar pukul 12.45 WIB oleh warga yang kemudian segera melapor ke Polsek Ciomas bahwa terdapat seseorang tergantung di pohon dalam kondisi sudah meninggal dunia,” jelas AKP Hendra, Sabtu (20/6/2026).

Diduga Kuat Kasus Bunuh Diri

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa korban diduga kuat mengakhiri hidupnya sendiri. Korban yang merupakan warga Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, ini ditemukan dalam kondisi yang mengindikasikan tindakan gantung diri.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon,” terang AKP Hendra.

Setelah proses evakuasi jenazah selesai dilakukan, pihak kepolisian segera menghubungi dan menyerahkan jenazah kepada keluarga korban. Pihak keluarga menyatakan tidak menghendaki dilakukannya autopsi terhadap jenazah dan memilih untuk menerima kejadian tersebut sebagai takdir.

“Pihak keluarga tidak mau dilakukan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai takdir. Jenazah langsung dibawa oleh keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Kapolsek Ciomas.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Mental di Kalangan Anak Muda

Kasus ini kembali menyoroti betapa pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, khususnya di kalangan generasi muda. Para ahli kesehatan jiwa selama ini mengingatkan bahwa tekanan sosial, masalah keluarga, hingga kondisi ekonomi dapat menjadi pemicu seseorang jatuh ke dalam kondisi krisis psikologis yang berat.

Beberapa tanda peringatan yang perlu diwaspadai pada orang-orang di sekitar kita antara lain:

  • Menarik diri dari pergaulan sosial dan keluarga secara tiba-tiba
  • Mengungkapkan perasaan tidak berharga atau putus asa secara berulang
  • Kehilangan minat terhadap hal-hal yang sebelumnya disukai
  • Perubahan perilaku yang drastis dan tidak biasa
  • Berbicara atau menulis tentang kematian dan keinginan untuk mengakhiri hidup

Jika Anda atau orang-orang di sekitar Anda menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera cari bantuan profesional. Di Indonesia, layanan konseling kesehatan mental dapat diakses melalui hotline Into The Light Indonesia di nomor 119 ext 8 atau menghubungi fasilitas kesehatan terdekat.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Meskipun jenazah telah diserahkan kepada keluarga, pihak Polsek Ciomas menyatakan tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi dan penyebab kematian korban secara menyeluruh. Hingga saat ini, polisi belum mengungkapkan adanya indikasi keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Redaksi mengingatkan bahwa jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami krisis mental, segera hubungi tenaga profesional atau layanan kesehatan jiwa terdekat. Anda tidak sendirian.

Untuk update lainnya bisa juga cek Halaman Facebook Teras Nasional. aca juga tentang gempa Palu susulan untuk informasi terkini. Artikel ini termasuk dalam kategori Daerah.