Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Hukum dan Kriminal » Kontroversi Brigadir RAT: Diduga Lakukan Pengawalan Tanpa Izin selama 2 Tahun

Kontroversi Brigadir RAT: Diduga Lakukan Pengawalan Tanpa Izin selama 2 Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2024

Terungkap bahwa Brigadir Ridhal Ali Tomi alias RAT (33) telah bekerja mengawal seorang pengusaha di Jakarta sejak 2021.

Diduga, pengawalan tersebut dilakukan tanpa izin.

Terkait hal ini, Kompolnas pun mempertanyakan soal prosedur pengawalan yang dilakukan oleh Brigadir RAT tersebut.

Menurut Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, semestinya pimpinan Brigadir Ridhal mengetahui hal tersebut karena pengawalan tanpa izin tersebut tidak bisa dilakukan.

“Seharusnya sebagai pimpinan yang baik, pimpinan mencari dong, anggotanya ke mana? Masa 2 tahun dibiarkan? Digaji pula,” kata Poengky, Selasa (30/4/2024).

Jika memang terjadi pembiaran, lanjut Poengky, seharusnya pimpinan Brigadir RAT juga ikut bertanggung jawab.

Bahkan, pihaknya juga harus ikut diperiksa.

“Pimpinan harus tahu! Justru pimpinannya harus diperiksa kalau sampai tidak tahu.”

“Pimpinan harus diperiksa atas dasar tidak melakukan kewajiban melakukan Pengawasan Melekat terhadap anggotanya,” lanjut Poengky.

Saat ini, kata Poengky, Kompolnas juga sudah bersurat ke Polda Sulawesi Utara (Sulut) agar memberikan klarifikasinya atas insiden ini.

“Kompolnas mengirimkan surat klarifikasi ke Polda Sulut karena kami melihat ada kesimpang siuran antara keterangan istri (korban) dengan keterangan kepolisian,” jelas Poengky.

Brigadir RAT Tewas

Seperti diketahui, seorang personel polisi anggota Satlantas Polresta Manado, Sulawesi Utara, Brigadir RAT, ditemukan tewas dengan luka tembak.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, menjelaskan Brigari RAT meninggal saat sedang menjalani masa cuti di Jakarta.

“(Korban ada di Jakarta) sedang ijin cuti mengunjungi kerabatnya,” jelas Ade.

Ia ditemukan di Jalan Mampang Prapatan IV, Kelurahan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis (25/4/2024).

Saat korban ditemukan, korban masih berada di dalam mobil Toyota Alphard B 1544 QH yang diduga milik kerabatnya.

Author

Jl. Gatot Subroto No.Kav. 2, RW.3, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lowongan Kerja Tangerang Di Pt Sentra Kuliner Sejahtera

    Lowongan Kerja Tangerang di PT Sentra Kuliner Sejahtera (SKS) Untuk 1 Posisi

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • 0Comment

    PT Sentra Kuliner Sejahtera (SKS) berdiri sejak Oktober 2013. SKS bergerak dalam bidang industri pengolahan makanan dengan fasilitas pabrik seluas 3.200 m2 yang berlokasi di Cipondoh, Tangerang – Indonesia. Produk yang dihasilkan saat ini adalah beragam Saos Masakan, Produk Olahan Beku (DimSum), serta Filling (isian) untuk Roti dan Bakpao yang berkualitas. Didukung oleh sumber daya […]

  • Gibran Tanam Padi Di Ngawi, Netizen Heboh, Yang Ditabur Malah Diinjak!

    Gibran Tanam Padi di Ngawi, Netizen Heboh: Yang Ditabur Malah Diinjak!

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • 0Comment

    Sebuah video pendek menampilkan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tengah menanam padi menggunakan alat teknologi pertanian. Gibran terlihat tengah mengemudikan mesin pertanian untuk menanam padi, tidak lagi menanam secara manual. Video itu diunggah di akun media sosial TikTok pribadi Gibran. Namun, yang menjadi sorotan, Gibran menanam padi itu dengan melangkah maju, sehingga kakinya menginjak-injak […]

  • Jupiter, Kenaikan Ppn Jadi 12 Persen, Berdampak Menyengsarakan Rakyat

    Jupiter: Kenaikan PPN Jadi 12 Persen, Berdampak Menyengsarakan Rakyat

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • 0Comment

    Rencana Kenaikan PPN Jadi 12 Persen, pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai atau PPN menjadi 12 persen pada 2025 bisa dianggap sebagai ”jalan pintas” menaikkan penerimaan negara. Namun, akibatnya, langkah itu akan makin menyengsarakan rakyat, khususnya kelas menengah bawah. “Kami meminta wakil rakyat di Senayan untuk menolak kenaikan PPN 12 persen, karena hanya menyengsarakan dan […]

  • Harta Kekayaan Raffi Ahmad Jadi Target Kpk

    Harta Kekayaan Raffi Ahmad Jadi Target KPK, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • 0Comment

    Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad mengaku telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Tim Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, laporan yang diserahkan masih melalui tahapan verifikasi oleh tim LHKPN untuk memastikan keseluruhan aset yang dimiliki Raffi telah dilaporkan di dalam LHKPN tersebut. […]

  • Dikaitkan Dengan Inter Dan Juventus, Jay Idzes Pilih No Comment!

    Dikaitkan dengan Inter dan Juventus, Jay Idzes Pilih No Comment!

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • 0Comment

    Bek Timnas Indonesia memilih tidak berkomentar saat disinggung rumor yang mengaitkannya dengan Inter Milan dan Juventus. Dua klub itu disebut berminat. Dikaitkan dengan Inter dan Juventus, Jay Idzes Pilih No Comment! Jay disebut masuk radar Inter dan Juventus seiring penampilan regulernya bersama Venezia di Serie A musim ini. Dari 29 pekan yang sudah berjalan, Jay […]

  • Kartu Prakerja Gelombang 65, Insentif Hingga Rp 4,2 Juta, Syarat Dan Cara Daftar

    Kartu Prakerja Gelombang 65: Insentif hingga Rp 4,2 Juta, Syarat dan Cara Daftar

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • 0Comment

    Pemerintah pusat kembali membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang 65. Bahkan kini sudah gelombang 65. Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 65 resmi dibuka, Jumat (22/3/2024). Pembukaan Kartu Prakerja gemombang 65 diumumkan melalui akun Instagram resmi @kartuprakerja. “Gelombang seleksi Prakerja kembali dibuka. Segera klik tombol “Gabung Gelombang” di dashboard Prakerja kamu pada tab “Info Gelombang” sekarang juga! […]

expand_less