Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Hukum dan Kriminal » Vonis Mati Dibatalkan! Agus Bisa Bernapas Lega, Ini Keputusan Pengadilan Tinggi Banten

Vonis Mati Dibatalkan! Agus Bisa Bernapas Lega, Ini Keputusan Pengadilan Tinggi Banten

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 13 Mar 2025

Pandeglang Pengadilan Tinggi (PT) Banten membatalkan vonis mati terhadap Agus (29), terdakwa kasus pembunuhan terhadap terhadap putri kandungnya, NL (3).

PT Banten menghukum warga asal Kampung Cibarugbug, RT 007 RW 004, Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, menjadi lebih ringan. Agus divonis 14 tahun penjara.

Vonis Mati Dibatalkan! Agus Bisa Bernapas Lega, Ini Keputusan Pengadilan Tinggi Banten

“Perkara tersebut sudah diputus bandingnya. Sudah ada pemberitahuannya pekan lalu, vonisnya 14 tahun,” ujar Budi Atmoko, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang dalam perkara tersebut, Rabu, 12 Maret 2025.

Budi belum dapat menjelaskan alasan vonis mati itu dianulir. Sebab, salinan putusan lengkap tersebut belum diterima.

“Kami belum terima petikan putusannya, baru pemberitahuannya,” katanya.

Kamis siang, 23 Januari 2025, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang, Bony Daniel, menghukum Agus dengan pidana mati. Terdakwa dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana.

Menurut Bony, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 340 KUH Pidana atau sebagaimana dalam dakwaan alternatif kesatu.

Dalam putusannya, hakim tidak sependapat dengan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana 14 tahun.

Menurut majelis hakim, perbuatan terdakwa tergolong sadis dan membahayakan apabila telah menjalani masa hukuman.

“Terdakwa membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Selain sadis dan membahayakan masyarakat, terdakwa juga dianggap tidak bermoral dan tidak berperikemanusiaan.

“Sebagai seorang ayah, terdakwa memiliki kewajiban hukum untuk melindungi anaknya. Namun, dalam perkara ini justru menjadi ancaman bagi kehidupan anaknya,” ungkap Bony.

Bony menilai, tidak terdapat pertimbangan yang meringankan pada diri terdakwa. Oleh karenanya, dia harus dijatuhi hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Dijelaskan Bony, peristiwa pembunuhan tersebut pada Selasa, 18 Juni 2024, sekira pukul 03.00 WIB. Saat itu, terdakwa terbangun dan terpikirkan untuk menyembelih anak kandungnya.

“Terdakwa mengambil sebilah golok (yang disimpan di dalam lemari),” ungkapnya.

Setelah mengambil golok, terdakwa langsung menggorok leher anaknya yang tengah tertidur pulas. Akibatnya, leher anaknya nyaris putus.

Terdakwa langsung keluar rumah, melarikan diri menuju arah sawah sambil menyusuri kebun-kebun warga.

Terdakwa akhirnya ditangkap di Kampung Wangun, Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang pada Minggu, 28 Juli 2024, sekitar pukul 23.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, terdakwa dinyatakan sadar dan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Hasil pemeriksaan ahli kejiwaan, Agus dinyatakan sehat dan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tuturnya.

Author

Jl. Gatot Subroto No.Kav. 2, RW.3, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panas! Menteri Andi Amran Sulaiman Naik Pitam Di Rapat Dpr

    Panas! Menteri Andi Amran Sulaiman Naik Pitam di Rapat DPR, Ada Apa?

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • 0Comment

    Rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi IV DPR RI bersama dengan Kementerian Pertanian berlangsung memanas. Rapat panas tersebut terekam dalam siaran Youtube Tv Parlemen pada Rabu (12/3/2025). Panas! Menteri Andi Amran Sulaiman Naik Pitam di Rapat DPR, Ada Apa? Dalam rapat yang dipimpin oleh Siti Hediyati Hariyadi atau kerap disapa Titiek Soeharto itu, seorang anggota […]

  • Asn Yang Dipindahkan Ke Ikn

    Ini Alasan ASN yang Dipindahkan ke IKN Akan Diseleksi Ketat

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • 0Comment

    ASN yang Dipindahkan ke IKN Akan Diseleksi Ketat, Ini Alasannya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipindahkan ke Ibu Ibu Kota Nusantara (IKN) harus benar-benar diseleksi. Hal ini juga berlaku bagi posisi yang diisi dari jalur rekrutmen CASN Tahun 2024. Anas bilang, pemindahan ASN […]

  • Warga Tewas Tertembak Anggota Dprd Lampung Tengah Di Pesta Pernikahan, Ini Penjelasan Danramil Dan Polda

    Tragis! Warga Tewas Tertembak Anggota DPRD Lampung Tengah di Pesta Pernikahan, Ini Penjelasan Danramil dan Polda

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • 0Comment

    Salam (35) tewas tertembak seorang anggota DPRD Lampung Tengah berinisial MKD (42) pada saat acara pesta pernikahan, Sabtu (6/7/2024). Salam tewas dengan luka tembak di kepala akibat senjata api yang dibawa anggota DPRD Lampung Tengah berinisial MKD. Kejadian tersebut terjadi di Dusun 1 Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, sekira pukul 10.00 WIB. “Benar, […]

  • Wo Bocor Halus Soal Rencana Pernikahan Ayu Ting Ting Dan Fardhana

    WO Bocor Halus soal Rencana Pernikahan Ayu Ting Ting dan Fardhana

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • 0Comment

    WO Bocor Halus soal Rencana Pernikahan Ayu Ting Ting dan Fardhana. Pihak Wedding Organizer (WO) Ayu Ting Ting dan Lettu Muhammad Fardhana memberikan bocoran halus mengenai rencana pernikahan pasangan tersebut Inge Ayelia selaku perwakilan WO mengungkapkan perkiraan acara pernikahan Ayu Ting Ting dan Dhana. Ia mengatakan acara tersebut tidak bakal dilaksanakan dalam waktu dekat. “Sepertinya […]

  • Apk Amin Dari Donatur

    Suplai APK AMIN dari Donatur Terus Mengalir, Relawan AMIN Makin Semangat Mendistribusikan!

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • 0Comment

    Suplai APK AMIN dari Donatur Terus Mengalir, Relawan AMIN Makin Semangat Mendistribusikan!. Alat Peraga Kampanye (APK) untuk pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) seperti spanduk sangat diminati para pendukung AMIN di Sulsel. Pasalnya, selama ini antusiasme masyarakat cukup tinggi namun tidak sebanding dengan produksi APK AMIN yang terbatas dan di sejumlah daerah malah belum terlihat. Suplai APK untuk […]

  • Anak Durhaka Tewas Diracun Ibu

    Nasib Anak Durhaka Tewas Diracun Ibu yang Sering Disiksanya

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2024
    • 0Comment

    Kediri – Nasib Anak Durhaka Tewas Diracun Ibu yang Sering Disiksanya. Peristiwa tersebut dimulai dari Sepeda angin yang dinaiki Paini, dimana siang itu tiba di toko milik Sidiq. Perempuan 50 tahun itu lalu turun dan membeli potasium seharga Rp 3.500. Racun pengusir hama itu lalu disimpannya di tas yang dibawanya. Paini sengaja membeli potas bukan […]

expand_less