Scroll Untuk Lanjut Membaca
Perusahaan lain yang dimiliki Bahlil adalah PT Dwijati Sukses, perusahaan yang sering terlihat di situs-situs lelang proyek pemerintah, di mana besar kemungkinan perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi atau properti.
Tak hanya Luhut, Bahlil juga memiliki bisnis tambang nikel melalui PT Meta Mineral Pradana. Perusahaan ini memiliki dua izin tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Pemegang saham perusahaan ini, antara lain PT Rifa Capital sebesar 10% dan PT Bersama Papua Unggul… pic.twitter.com/tZt78K0UaW
— JATAM Nasional (@jatamnas) January 26, 2024
Sumber: disway
Halaman:




