Dua pebalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama (Moto3) dan Mario Aji (Moto2), memilih Pulau Dewata sebagai destinasi pemulihan energi di tengah jeda paruh musim kompetisi balap motor dunia. Keduanya menghabiskan waktu di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu sebelum kembali melanjutkan perjalanan balap mereka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jeda Paruh Musim, Veda Ega dan Mario Aji Pilih Bali untuk Isi Ulang Energi Sebelum Geber Mandalika 2

Nikmati Budaya dan Alam Bali sebagai Penyegaran Mental

Bukan sekadar berlibur biasa, kunjungan singkat ini menjadi momen penting bagi keduanya untuk melepas tekanan kompetisi yang telah berlangsung selama paruh pertama musim. Veda Ega mengungkapkan kegembiraannya bisa menjelajahi sudut-sudut indah Nusa Dua.

“Kami eksplorasi Nusa Dua, lihat sunset dan pantai,” ujar Veda Ega, menggambarkan betapa menyegarkannya suasana pesisir Bali bagi seorang pebalap yang selama berbulan-bulan hanya akrab dengan aspal sirkuit.

Dalam kesempatan tersebut, ITDC the Nusa Dua turut memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada kedua atlet. Mereka diajak mencicipi kuliner khas Bali berupa bebek goreng dengan sambal matah, menyusuri kios-kios kerajinan tangan, hingga mencoba membuat sketsa wajah. Pengalaman unik lainnya adalah menjajal alat musik tradisional gamelan bambu atau yang dikenal dengan nama rindik, sebelum bersantai menikmati suasana tepi pantai yang tenang.

Mario Aji: Bali Beri Energi Baru Pasca Cedera

Bagi Mario Aji, momen ini terasa lebih bermakna. Pebalap asal Indonesia yang pernah mengalami cedera leher akibat kecelakaan di Sirkuit Jerez, Spanyol, itu mengaku kondisi pemulihannya kini telah mencapai 90 persen. Suasana Bali, ditambah waktu bersama keluarga selama jeda kompetisi sekitar tiga minggu, diyakini mampu mengembalikan motivasi dan semangatnya secara penuh.

“Kami ingin mengerahkan segalanya di setiap balapan. Karena antusiasme yang luar biasa sebelum balapan di Mandalika, kami mendapat motivasi dan semangat yang berbeda dibanding balapan lainnya,” tutur Mario dengan penuh keyakinan.

Jadwal Padat Menanti di Paruh Kedua Musim

Setelah dari Bali, keduanya dijadwalkan bertolak ke Yogyakarta untuk menyapa para penggemar setia mereka. Selanjutnya, agenda latihan bersama di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Baratsudah menanti sebagai persiapan menuju ajang bergengsi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar pada 9-11 Oktober 2026.

Di Sirkuit Mandalika nanti, Mario Aji akan turun di kelas Moto2, sementara Veda Ega akan berlaga di kelas Moto3. Kehadiran keduanya di hadapan penonton Indonesia tentu akan menjadi momen emosional tersendiri.

  • Balapan terdekat: Silverstone, Inggris pada 7-9 Agustus 2026
  • Sisa balapan paruh kedua: 11 seri
  • Puncak kebanggaan: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, 9-11 Oktober 2026

Mandalika Jadi Motivasi Terbesar

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika menjadi sumber motivasi terbesar bagi Veda Ega dan Mario Aji. Dukungan ratusan ribu penonton di kandang sendiri selalu menghadirkan energi yang tak tertandingi oleh sirkuit mana pun di dunia.

Dengan persiapan matang, pemulihan fisik yang hampir sempurna, dan semangat yang diisi ulang dari keindahan Bali, keduanya optimistis mampu memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Indonesia di panggung balap motor dunia.

Untuk update lainnya bisa juga cek Halaman Facebook Teras Nasional.