Ramalan 3 Pakar Asing soal Nasib Demokrasi RI jika Prabowo Presiden
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 17 Feb 2024

Ramalan 3 Pakar Asing soal Nasib Demokrasi RI jika Prabowo Presiden
Dia menduga Prabowo akan memasukkan para pensiunan militer untuk menjadi penasihat dan pejabat kabinetnya.
“Namun kekhawatiran yang lebih besar adalah bahwa ia akan mempercepat kembalinya militer,” ujar Abuza.
Pada Oktober lalu, publik menyoroti pengesahan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan DPR.
Dalam UU itu, ASN boleh mengisi jabatan di lingkungan TNI dan Polri begitu juga sebaliknya.
“Jabatan ASN tertentu dapat diisi dari prajurit Tentara Nasional Indonesia dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,” demikian bunyi pasal 19.
Ketentuan tersebut akan diatur lebih rinci dalam peraturan pemerintah (PP).
Sejumlah pihak terutama organisasi pemantau HAM menilai UU itu melawan semangat reformasi yang menghendaki penghapusan Dwi Fungsi ABRI.
Di masa Orde Baru, Presiden Soeharto menerapkan Dwi Fungsi ABRI yang membuat militer memiliki kekuatan sosial politik.
Analis Senior Asia Tenggara dari perusahaan intelijen Verisk Maplecroft, Laura Schwartz, juga punya penilaian khusus soal Prabowo.
Dia khawatir kepemimpinan Prabowo nantinya akan fokus ke “tindakan-tindakan yang tak membebaskan atau illiberal.”
Laura lantas menyinggung bahwa eks jenderal itu yang sempat menyarankan penghapusan masa jabatan presiden dan mengakhiri pemilihan langsung.
Kondisi semacam itu, kata dia, akan menurunkan minat asing untuk berinvestasi di Indonesia.
“Perkembangan seperti ini akan merusak reputasi Indonesia dan kemampuannya menarik investasi asing,” ujar Laura.
Sumber : cnn

Author Redaksi
Jl. Gatot Subroto No.Kav. 2, RW.3, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan