BRUSSELS – Striker andalan Belgia, Romelu Lukaku, kembali menorehkan tinta emas dalam karier internasionalnya setelah mencetak gol ke-90 bersama tim nasional Belgia saat menundukkan Kroasia. Gol bersejarah tersebut tak hanya memperkokoh statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Red Devils, tetapi juga menjadi penentu kemenangan timnya dalam laga yang berlangsung penuh tensi.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Belgia dalam upaya mereka mengamankan posisi di papan atas grup. Tampil dominan di hadapan publik sendiri, anak asuh pelatih timnas mampu mengontrol jalannya pertandingan meski mendapat perlawanan sengit dari Kroasia yang dikenal memiliki lini tengah berkualitas.
Lukaku Cetak Gol Internasional ke-90, Belgia Tundukkan Kroasia
Gol Bersejarah Sang Predator
Lukaku membuka keunggulan timnya melalui sebuah gol yang lahir dari kerja sama apik lini serang Belgia. Memanfaatkan umpan terobosan terukur, penyerang berusia 31 tahun itu dengan tenang menaklukkan kiper Kroasia dan mengubah skor menjadi keunggulan tuan rumah.
Gol tersebut menjadi catatan ke-90 bagi Lukaku dalam kostum tim nasional, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan dominasinya sebagai mesin gol utama Belgia selama lebih dari satu dekade terakhir.
“Mencetak gol untuk negara selalu menjadi kebanggaan tersendiri. Angka ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, bukan hanya saya pribadi,” ujar Lukaku usai pertandingan.
Statistik Mengesankan Lukaku
- Total 90 gol internasional bersama Belgia
- Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Belgia
- Konsisten tampil sebagai ujung tombak selama lebih dari 10 tahun
- Rata-rata produktivitas gol yang stabil di setiap kompetisi mayor
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia langsung tampil agresif dengan memegang kendali penguasaan bola. Lini tengah yang solid memungkinkan mereka menciptakan sejumlah peluang berbahaya di babak pertama. Namun, soliditas pertahanan Kroasia membuat tuan rumah harus bekerja keras untuk menembus pertahanan lawan.
Kroasia sendiri tidak tinggal diam. Dengan mengandalkan kreativitas para gelandang berpengalaman, mereka beberapa kali mengancam gawang Belgia melalui serangan balik cepat. Beberapa peluang emas sempat tercipta, namun kurangnya ketajaman di lini depan membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Belgia akhirnya menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Kroasia. Meski sempat memberikan perlawanan dengan menekan di sisa waktu pertandingan, Kroasia tidak mampu membalikkan keadaan.
Reaksi dan Dampak
Kemenangan ini disambut antusias oleh para pendukung Belgia yang memadati stadion. Pelatih kepala mengaku puas dengan performa timnya, terutama dalam aspek penyelesaian akhir yang selama ini menjadi sorotan.
“Kami menunjukkan karakter yang kuat hari ini. Lukaku kembali membuktikan kualitasnya, dan saya bangga dengan kerja keras seluruh pemain,” kata sang pelatih dalam konferensi pers.
Bagi Kroasia, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga sekaligus pengingat akan pentingnya konsistensi. Tim asuhan mereka diharapkan dapat segera bangkit pada laga-laga selanjutnya untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Dengan tambahan tiga poin ini, Belgia semakin mantap di puncak klasemen grup. Sementara itu, perhatian publik sepak bola kini tertuju pada Lukaku yang diprediksi masih mampu menambah pundi-pundi golnya di masa mendatang, mengingat usianya yang masih produktif dan ketajaman yang terus terjaga.
Kedua tim akan kembali beraksi dalam jadwal pertandingan internasional berikutnya, di mana Belgia berusaha mempertahankan momentum positif sementara Kroasia berupaya kembali ke jalur kemenangan.




