Petenis putri Indonesia Janice Tjen kembali menorehkan prestasi membanggakan di lapangan rumput Inggris. Berpasangan dengan petenis Australia Talia Gibson, Janice melaju mulus ke babak perempat final sektor ganda putri ajang Birmingham Classic 2026 usai memenangi laga babak pertama dengan straight set, Kamis (waktu Indonesia).
Tampil sebagai unggulan teratas, Janice/Gibson menghancurkan perlawanan pasangan China-Thailand, Tang Qianhui/Manachaya Sawangkaew, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-0. Yang lebih mengesankan, kemenangan itu hanya butuh waktu 47 menit saja.
Janice Tjen Tembus Perempat Final Ganda Birmingham Classic 2026 dengan Kemenangan Telak
Dominasi Total Sejak Set Pertama
Janice dan Gibson langsung menunjukkan kelas mereka sejak awal pertandingan. Berdasarkan statistik resmi WTA, keduanya mencatatkan dua ace melalui servis kuat dan meraih 94,1 persen poin dari servis pertama pada set pembuka.
Dominasi itu berlanjut di set kedua. Pasangan unggulan teratas tersebut mengantongi 90,9 persen poin servis pertama serta tampil sempurna dalam memanfaatkan peluang. Mereka berhasil mengonversi tiga dari tiga kesempatan break point alias 100 persen, membuat lawan tak berkutik dan menyerah tanpa meraih satu game pun di set kedua.
Sempat Tertunda di Babak Perempat Final
Usai memastikan tiket perempat final ajang WTA 125 tersebut, Janice/Gibson tak punya banyak waktu untuk beristirahat. Keduanya langsung kembali ke lapangan untuk menghadapi pasangan Australia-Inggris, Taylah Preston/Katie Swan.
Preston/Swan sendiri melaju ke babak ini setelah mengalahkan ganda tuan rumah, Alicia Barnett/Samantha Murray Sharan. Namun, pertandingan perempat final antara Janice/Gibson melawan Preston/Swan terpaksa dihentikan setelah berjalan 24 menit. Saat penundaan terjadi, Janice/Gibson tengah memimpin dengan skor 4-3 pada set pertama.
Laga lanjutan tersebut dijadwalkan dilanjutkan pada hari ini. Penundaan itu juga memberi kesempatan bagi petenis kelahiran Jakarta berusia 24 tahun tersebut untuk fokus terlebih dahulu pada agenda di sektor tunggal.
Tantangan Berat Menanti di Sektor Tunggal
Selain bersinar di nomor ganda, Janice juga menjadi salah satu unggulan di sektor tunggal Birmingham Classic 2026. Petenis yang menempati posisi unggulan No.2 itu akan melakoni laga babak 16 besar menghadapi petenis Amerika Serikat, Ashlyn Krueger.
Krueger bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Meski kini berada di peringkat 120 WTA dan melaju dari babak kualifikasi, petenis berusia 22 tahun tersebut pernah mencicipi peringkat ke-33 dunia pada tahun lalu — pencapaian tertinggi sepanjang kariernya.
Awal Musim Rumput yang Menjanjikan
Penampilan apik Janice di Birmingham tidak datang tiba-tiba. Petenis kebanggaan Indonesia ini mengawali musim lapangan rumput dengan kemenangan dramatis melalui rubber set atas petenis Jepang Nao Hibino pada babak pertama sektor tunggal.
Konsistensi Janice baik di nomor tunggal maupun ganda semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis muda paling menjanjikan dari Asia Tenggara. Performa stabil di permukaan lapangan rumput — yang dikenal menuntut adaptasi cepat — menunjukkan kematangan permainan Janice dari waktu ke waktu.
Berikut catatan singkat perjalanan Janice di Birmingham Classic 2026:
- Sektor Tunggal: Menang atas Nao Hibino (rubber set), melaju ke 16 besar menghadapi Ashlyn Krueger.
- Sektor Ganda: Bersama Talia Gibson menang 6-3, 6-0 atas Tang Qianhui/Manachaya Sawangkaew di babak pertama.
- Status: Unggulan No.2 tunggal dan unggulan teratas ganda.
Para pecinta tenis Tanah Air kini menantikan kelanjutan langkah Janice di kedua sektor. Jika mampu mempertahankan momentum, bukan tidak mungkin Janice bakal menambah daftar prestasinya di lapangan rumput Eropa pada musim ini.




